Kamis, 09 Februari 2012

restu pak burhan

Alkisah di sebuah desa , ada sepasang kekasih yang satu samalain saling mencintai . Ia bernama Raihan dan Lina . Perjalan cinta mereka tidaklah berjalan dengan mulus . Terlebih adanya perbedaan status ekonomi , Raihan yang hanya seorang anak petani , dengan Lina seorang anak kepala desa . Selain itu rupanya Lina telah di jodohkan oleh seorang pria yang telah di pilih oleh ayahnya .
Untuk lebih jelasnya marilah kita saksikan cuplikan drama yang akan di mainkan oleh para pelakon.
Disebuah bale di tangah sawah , sepasang kekasih itu sedang asik berbincang-bincang .

Lina : bang .. abang ..
Raihan : iya neng ..
Lina : abang , sayang ga sama eneng ?
Raihan : ya tentu atuh eneng .
Lina : buktinya apa ?
Raihan : walaupun beribu-ribu gunung menghalangi kita , abang akan mendakinya untuk terus bersama eneng .
Lina : yang bener bang ?
Raihan : iya bener atuh neng , masa abang bohong ? dan walaupun badai api mengelilingi eneng , abang akan menerobosnya untuk terus bersama eneng .
Lina : ih abang totwiittt. Terus kemaren kenapa ga datang ke rumah ?
Raihan : gerimis neng , ga ada ojek , becek lagi neng ..
(serentak : hahaha Cinta Laura dongg … !!!)
Lina : ah , si abang mah ngabodor ..
Raihan : atuh pan emang bercanda neng sayang , sebenernya abang teh takut nengg ..
Lina : takut ama siapa ?

Tiba-tiba tak lama kemudian , ayah dari Lina datang , dan mengajak lina untuk pulang .

pak Burhan : Lina sedang apa kau disitu, ayo cepat pulang ..
Lina : tapi yah ?
Pak burhan : ga ada tapi-tapian . ayo cepet pulang , ngapain kamu bergaul dengan anak miskin seperti ini .. hah ,
Lina : tidak yah…. dia kekasih ku (merunduk ketakutan)
Pak Burhan : apa kamu bilang ? kekasihmu, dia tak pantas dengan mu. Ayah telah menjodohkanmu dengan saudagar kaya di kampung sebrang sana
Lina : tapi aku tak cinta dengan dia yah ? dan aku kan belum berkata iya , kalau aku mau menerima dia ?
pak burhan : harus berapa kali ayah katakan ? kalau kamu tidak pantas dengan orang miskin seperti dia … (menunjuk kearah raihan)
Lina : apa yang membuat ayah tidak menyetujui hubunganku dengan raihan ?
pak burhan : karena dia tuh miskin , ga ada money money money . sudah lah kamu pulang sekarang , ayah sedang tidak mau berdebat denganmu . dan ingat ya anak miskin (menunjuk kearah raihan) jangan kamu mendekati anak saya lagi .
Raihan : (menunduk ketakutan)
Pak burhan pun menarik paksa tangan Lina dan segera mengajak lina untuk pergi dari tempat tersebut .
Tak lama sahabat Raihan sejak kecil yang bernama Alma datang dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada Raihan, Raihan pun menceritakan semuanya itu pada Alma.

Alma : han mengapa mukamu murung terus seperti itu ?
Raihan : tidak aku tidak apa-apa
Alma : yakin kamu tidak apa-apa ? pacarmu Lina kemana ?
Raihan : yah justru itu Lina pergi bersama ayahnya Pak Burhan
Alma : oh sebab itu kamu murung seperti ini, bukan kah kalian saling mencintai lantas mengapa ayahnya membawa Lina pulang ?
Raihan : karena Pak Burhan tidak menyetujui hubungan kita berdua
Alma : ya sudah kau jangan bersedih lagi
Raihan : (tersenyum pada Alma)
Alma : baiklah kalau begitu bagaimana kalau kita pulang saja lagian matahari pun sudah mulai tenggelam
Akhirnya Alma dan raihan pun bergegas pulang .
sesampainya di rumah , ibu raihan pun bertanya kembali apa yg sebenarnya terjadi pada raihan .

(suara ketukan pintu) tok … tok … tok …

ibu siti : iyya sebentar ..
(suara pintu terbuka) eh raihan , tidak seperti biasanya kamu seperti ini ? masalah dengan Lina lagi ya ? Sudah ibu katakan kamu tuh tak pantas berhubungan dengan anak kepala desa itu , ingat lah nak .. kita hanyalah rakyat biasa . Yang sehari-harinya saja kita belum tentu dapat memenuhi kebutuhan kita sendiri .
Raihan : iya bu . Tapi bagaimana lagi ? kita sudah saling mencintai satu sama lain .
ibu siti : sadarilah raihan , bahwa kita ini mencari sesuap nasi pun susah . mana mungkin pak burhan dapat menerimamu ?
(terdiam sejenak)
Raihan : sudahlah bu sudah larut malam , raihan juga capek , besok masih banyak pekerjaan yg harus raihan kerjakan .
ibu siti : yasudah sekarang kamu tidur gih , ibu juga mau tidur .

keesokan harinya di kediaman rumah Lina , Fahmi sang tunangan datang , dan melihat Lina sedang bergegas pergi dengan membawa rantang makanan .

Fahmi : mau kemana Lina sayang ?
Lina : apaan sih sayang sayang segala ? aku mau mengantarkan makannan untuk mas raihan . Lagian ngapain sih kamu ke sini ?
Fahmi : eh jangan marah dulu , aku cuman mau ngasih tau tentang sesuatu.
Lina : sesuatu ? apa ? (penasaran)
Fahmi : hhmm.. janji ya kalau apa yang aku katakan itu benar , kamu harus mau menerimaku jadi suamimu
Lina : inget ya , kalau itu terbukti benar . tapi kalau tidak , kau harus berjanji jangan mengganggu hubunganku dengan raihan lagi .
Fahmi : oke siapa takut ,!!
sekarang aja si Raihan lagi asik-asiknya ngobroL tuh sama cewe lain . kalau dia memang benar-benar cinta sama kamu , seharusnya dia tidak akan mencari penggantimu secepat itu .
Lina : masa ? iya dih ? iya tah ? nu bener ?
Fahmi : mari kita buktikan .
Lalu Lina dan Fahmi pun pergi untuk membuktikan apa yang telah di katakana oleh fahmi . Sesudah berjalan beberapa lama . Lina datang dan melihat raihan bersama alma . ternyata yang dikatakan oleh fahmi itu semua benar . dengan kagetnya lina menjatuhkan rantang yang dibawanya .
Lina : (kaget,segera berbalik badan dan meninggalkan tempat tsb dengan tetesan air mata)
Raihan + alma : (spontan melihat lina yg sedang meneteskan air mata dan menjatuhkan rantang yg di bawanya)
Lina : (pergi dan menarik tangan fahmi)
Raihan : (lari mengejar lina) Linaaaaaa … jangan tinggalkan aku lah ?
Lina : apa susahnya ngomong ? cewe itu siapa ?
Raihan : dengarkan penjelasan aku lah ?
Lina : penjelasan apa ?
Raihan : aku gak punya rantangg …
Lina : hahh .. rantang ?
Raihan : aduh neng punten ah abang jadi korban iklan , maksud abang dia tuh sahabatku sejak kecil
Lina : alah sahabat-sahabat , makan tuh rantang … (lina pergi)

Lina pun pulang dengan wajah yang kusam , dan fahmi pun mengantar lina pulang
Sesampainya di rumah . Ayah lina yang sedang asik duduk sambil membaca Koran pun bertanya pada Lina .

Pak Burhan : Lina kamu kenapa ? (membuka Koran)
(serentak : wowww … ternyata pak Burhan smash blash juga , hahahaha ..)
Pak Burhan : ssstttt … diam kalian .
Lina : tadi ayah ngomong apa sama lina ?
Pak Burhan : kamu kenapa ?
Lina : itu yah rantang ..,
Pak Burhan : hahh rantang ?
Lina : hhmmm .. maksudku ,…
Pak Burhan : (memotong omongan) pasti karena raihan kan ?
Lina : (terdiam) …
Pak burhan : yasudah , biar ayah yang mengatasi semuanya

Pak Burhan dan fahmi langsung bergegas kerumah raihan , dan Lina pun masuk ke dalam rumahnya .
sesampainya dirumah Raihan .

Pak burhan : wooyy kismin , ehhh miskinn .. *salah deh
Ibu Siti : ada apa pak ?
Pak Burhan : kemana anak mu ?
(serentak : kemana kemana anak mu .. hahahaha)
Pak Burhan : ssstttt … diam kalian
Ibu Siti : maksud bapak Raihan anak saya ?
Pak Burhan : Iya lah siapa lagi ?

Pada saat mereka sedang bercincang-bincang , tiba-tida Raihan datang .

Raihan : ada apa ini bu ?
Pak burhan : akhirnya si miskin datang juga . Sudah berapa kali sih saya bilang sama kamu , JANGAN DEKATI ANAK SAYA LAGI , kamu tuh gak pantes sama anak saya , dasar MISKIN anak ga tau di untung (menampar raihan tetapi salah sasaran)
Fahmi : aaawwww ….
Tiba-tiba Penyakit dari Pak Burhan pun kambuh dan ia jatuh pinsan . Keluarga Ibu Siti pun menolong Pak Burhan .
Ibu Siti : raihan , ambilkan kayu putih dan segelas air untuk pak burhan .
Raihan : iya bu ..

tak lama kemudian , raihan pun datang dan membawa apa yang diperintahkan oleh ibu siti .

Raihan : ini buu …
Ibu Siti : kok lain sih ?
Raihan : iya bu , ini kan kemasan baru .

Pak burhan pun sadar dan langsung meminta maaf kepada Ibu Siti dan Raihan ,
Pak Burhan : ibu , Raihan saya menyadari , (ohok ohokk ohokk) bahwa apa yang saya lakukan selama ini , itu salah , saya selalu merendahkan ibu dan raihan , maka dari itu saya meminta maaf yang sebesar-besarnya , karena sikap saya yang selalu menghina ibu dan raihan .
Ibu Siti : sebelum bapak meminta maaf pada saya , saya sudah memaafkan bapak dari kok awal .
Pak Burhan :terima kasih ya bu . Raihan , tolong kamu sekarang kerumah bapak , Lina sedang murung di sana , mungkin saja kamu bisa membuat ia tersenyum lagi .
Raihan : iya pak , saya akan mendatangi Lina .
Raihan pun langsung pergi kerumah Lina .
Raihan : Lin … Lina … keluar doong !
Lina : hahh , raihan ? (muka kaget)
Raihan : iya Lina , ayahmu sudah mengijinkanku untuk bersamamu selalu .
Lina : benar kah ?
Raihan : iya benar sayang .
Tak lama ibu Siti dan pak Burhan pun datang , dan langsung menyetujui hubungan mereka berdua . Kemudian Raihan dan Lina pun bahagia yntuk selama-lamanya
Sekian cuplikan drama yang kami tampilkan , terima kasih atas perhatiannya .
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


~ THE END ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar